Dari pagi, siang, hingga sore hari, sumber mata air berdiri ditas lahan milik warga bernama Susiyono (49) ini tak pernah sepi dari kunjungan warga. Tak ada tarif yang harus dikeluarkan saat mengisi botol, galon, maupun jeriken. Semua air yang diambil gratis.
Disebut warga, air dari sumber bisa langsung diminum tanpa perlu dimasak. Sejak kemunculannya pada tahun 1975, kebiasaan minum dari sumber sudah biasa bagi warga bahkan langgeng hingga sekarang.












